nunung.sanusi
Featured
Pesawat_N219

Ekonomi

Dirgantara Indonesia Siapkan N-219

Posted on 15 January 2012

Bandung, BandungRaya.com—PT Dirgantara Indonesia (PT DI ) semakin bergairah mengembangkan industri pesawat terbang karena didukung Kementrian Riset dan Teknologi, Kementrian Perindustrian dan Kementrian Perhubungan.

Semangat tersebut dibuktikan dengan pengembangan pesawat N-219. Diperkirakan 15 pesawat protipe seri N-219 sudah dapat diluncurkan pada 2014.

“Untuk membangun satu pesawat prototipe ini memprobutuhkan US$4 juta jadi kalau lima belas pesawat langsung US$60 juta,” ujar  Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DI, Andi Alisjahbana, kepada InilahJabar.com (12/1/2012).

Pesawat N-219 ialah pesawat generasi baru yang dirancang khusus untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil. Pesawat karya anak negeri ini menggabungkan teknologi sistem pesawat yang paling modern dan canggih, terutama dalam hal logam konstruksi pesawat terbang.

Pesawat ini memiliki volume kabin terbesar di kelasnya. Pesawat ini memiliki kecepatan maksimum 398 km/jam, dengan pintu fleksibel bagi penumpang dan kargo. Pesawat dengan kapasitas 19 penumpang ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari seri NC-212.

Cocok untuk Papua
PT Dirgantara Indonesia mengatakan pesawat tipe ini cocok untuk penerbangan perintis seperti daerah Papua. Pesawat ini hanya membutuhkan landasan pendek.

Menurut Andi Alisjahbana, transportasi yang paling cocok di Papua menggunakan pesawat. Mengingat, sulitnya jalur transportasi darat serta infrastruktur yang belum memadai. “Di Papua, saat ini tidak punya transportasi lain selain lewat udara saja,” tambah Andi, di sela-sela kunjungan Menteri BUMN Dahlan Iskan di PT DI.

Ia menerangkan bahwa 91% bandara, dari 310 bandara, di Papua memiliki landasan kurang dari 800 meter. Pesawat besar seperti Boeing 737 tidak bisa masuk karena membutuhkan panjang landasan 2.000 meter.

“Yang dibutuhkan di Papua adalah pesawat-pesawat kecil, seperti N-219 yang jarak take off hanya 465 meter,” tambahnya lagi. [InilahJabar]

Comments (0)

beras

Ekonomi

Pasokan Beras Menyusut, Harga Naik

Posted on 11 January 2012

Bandung, BandungRaya.com–Harga beras di kota Bandung terus naik seiring minimnya pasokan komoditas tersebut. Pedagang beras kesulitan mempertahankan jumlah stok beras. Semakin hari stok beras semakin berkurang. Hal tersebut menjadi pemicu naiknya harga beras setiap hari.
Pedagang beras di Pasar Kosambi, Budi, mengatakan biasanya para pedagang hanya butuh waktu tiga hari mendapatkan pasokan beras setelah dipesan ke pemasok. Namun, kini hal tersebut tidak bisa lagi. “Sekarang, kami baru dapat menerima pesanan dalam waktu 3 pekan. Bahkan, volumenya pun sedikit, sekitar 1 ton,” jelas Budi kepada Tribun Jabar .
Pada Galamedia (9/1), Budi mengatakan bahwa pasokan beras dari petani sudah mulai menurun sejak satu bulan lalu. Puncak penurunan pasokan berlangsung dua minggu terakhir ini. Menurunnya pasokan beras tidak hanya terjadi di pasar Kosambi saja, tetapi juga di pasar-pasar lainnya.  “Kondisi ini akan terus berlanjut hingga bulan Maret nanti saat panen raya tiba. Tentunya harga beras akan terus naik,” duganya.
Pendapat senada diungkapkan pula oleh Haji Mustopha, pedagang beras. Menurutnya, pasokan petani menurun dan stok beras menipis menyebabkan harga melambung.  Gagal panen karena cuaca buruk menjadi penyebab utama berkurangnya pasokan. “Harga beras diprediksi akan naik terus karena panen raya masih dua bulan lagi,” terangnya.
Budi berpandangan faktor cuaca menjadi penyebab utama minimnya pasokan beras. “gagal panen, saat ini, para petani sulit menjemur padi. Kondisi itu membuat pengiriman lebih lama. Tentunya, harga jual beras pun terus mengalami kenaikan,”  ujarnya.

Kabulog Jabar: Pasokan Lancar
Minimnya pasokan beras ke pedagang di kota Bandung, dibantah  Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Usep Karyana. Menurut Usep Karyana pada Tribun Jabar (10/1), selama ini pasokan beras ke pedagang di pasar-pasar tetap lancar.  Ia menduga kesulitan yang dialami pedagang beras hanya karena persoalan komunikasi saja. [jabar.tribunnews.com/klik-galamedia.com]

Comments (0)

Agenda

Konser “Resital piano-Kim Barbier”

Posted on 25 June 2011

Salah satu pianis muda paling cemerlang asal Prancis, Kim Barbier, akan tampil dalam resital perdananya di Indonesia. Dilahirkan di Paris, Kim menempuh pendidikan musik hingga tingkat S3 (cycle de perfectionnement) di Konservatorium Nasional Musik dan Drama (CNSMD) Paris . Dia juga mendapat bimbingan intensif dari Maria Curcio , Leon Fleisher, dan György Kurtag. Saat ini, selain tampil sebagai solis dengan berbagai orkestra internasional seperti Berlin Symphony Orchestra dan China National Symphony Orchestra, dia juga tampil teratur dalam format musik kamar dengan musisi papan atas seperti David Geringas, Sol Gabetta, Guy Braunstein dan Emanuel Pahud.

Time: Thursday, June 30 · 7:30pm – 10:30pm
Location: Auditorium CCF, Jln. Purnawarman 32
Created By: Centre Culturel Français (CCF) Bandung

Comments (0)

SEE MORE ARTICLES IN THE ARCHIVE